I Just Haven’t Met You Yet!

Kita sering mendapati diri kita, atau teman-teman perempuan lainnya, begitu terpukul ketika gagal melanjutkan hubungan dengan seorang pria. Lantas, kita berusaha keras untuk mencari penggantinya. Kita mengamati beberapa pria yang bahkan mungkin tidak kita kenal dengan baik, untuk mengetahui apakah ada peluang untuk membina hubungan lebih serius. Kita terpaku dalam pikiran, mengapa kita masih saja single. Tanpa sadar, hal ini membuat kita jadi terlihat desperate.

Bila Anda tengah mengalami hal ini, coba dengarkan lagu Haven’t Met You Yet yang dilantunkan oleh Michael Buble. Selain enak dinyanyikan, lagu ini menyampaikan pesan yang positif mengenai cinta. Dari nadanya yang riang, Buble seolah mengajak kita untuk memandang hidup ini dengan bersemangat. Ketika Anda belum menemukan cinta, mungkin Anda memang belum ketemu saja dengan si Mr Right.

Coba lihat potongan liriknya. “I’m not surprised, not everything lasts/ I’ve broken my heart so many times I stopped keeping track/ Talk myself in, I talk myself out/ I get all worked up, then I let myself down/ I tried so very hard not to lose it/ I came up with a million excuses/ I thought I thought of every possibility….”

Buat penyanyi asal Canada ini, patah hati itu soal biasa. Tidak semua hal bisa bertahan lama, setidaknya seperti yang kita harapkan. Namun ketika sedang menghadapi masalah dalam hubungan, wajar-wajar saja kok melakukan apa saja untuk memperbaikinya.

“I might have to wait, I’ll never give up/ I guess it’s half timin’, and the other half’s luck/ Wherever you are, whenever it’s right/ You’ll come outta nowhere and into my life….

Lirik ini seperti mengingatkan kita pada ungkapan, “Cinta itu seperti kupu-kupu. Makin dikejar, ia makin lari. Tetapi kalau dibiarkan terbang, ia akan datang di saat kita tidak mengharapkannya.” Anda boleh terus berusaha mencari, tapi pencarian itu juga membutuhkan sedikit keberuntungan. Ketika waktunya tepat, cinta akan hadir begitu saja.

“And I know some day that it’ll all turn out/ You’ll make me work so we can work to work it out/ And I promise you kid that I give so much more than I get/ I just haven’t met you yet….” Cinta itu begitu menguatkan. Ketika ada cinta, Anda akan mampu memberikan lebih banyak daripada yang Anda perlukan. Hanya saja, mungkin Anda memang belum menemukannya….

Nah, untuk sejenak melupakan masa-masa pencarian yang begitu menyita waktu dan energi Anda, coba lakukan hal-hal positif lain. Melanie Gorman, MA, ahli adult psychopathology yang pernah bekerja bersama Dr John Gray menyusun Ask MarsVenus Relationship Coaching program, punya beberapa ide untuk Anda:

1. Fokuskan perhatian pada kelebihan Anda, sesuatu yang membuat Anda percaya diri. Anda bisa mengikuti seminar yang bisa memperkaya wawasan Anda mengenai pekerjaan, atau menambah jejaring. Masih banyak lho, hal-hal yang bisa Anda tawarkan pada perusahaan. Ketika perasaan kesepian muncul, ingatlah bagaimana rasanya ketika Anda menguasai sesuatu dengan begitu baik. Gunakan pengalaman ini sebagai patokan dalam berperilaku, dan dalam mengatasi perasaan putus asa.

2. Berikan perhatian Anda pada orang lain. Posisikan diri Anda sebagai pemberi. Jadilah relawan di rumah singgah, berikan donasi pada yayasan pecinta lingkungan, atau ambil hewan peliharaan untuk diasuh. Setelah beberapa lama, Anda akan memahami bahwa dengan memberi, Anda akan mendapatkan lebih banyak. Anda akan mendapat balasan berupa perhatian, kata-kata, atau kesempatan untuk melakukan hal-hal yang tidak pernah Anda lakukan. Pengalaman tersebut akan mengingatkan Anda bagaimana cinta yang sesungguhnya.

3. Lakukan makeover. Meskipun namanya makeover, tak perlu melakukan perubahan drastis. Lakukan hal-hal kecil seperti, menggunting dan mencat rambut, mengubah gaya berbusana, mencat kuku, atau memakai lensa kontak. Lakukan sesuatu untuk mengubah penampilan fisik Anda, dan lihat bahwa Anda ternyata cukup berani mendobrak sisi diri Anda yang lama.

4. Berhentilah menebak-nebak apa yang sedang dilakukan pria incaran Anda. Susun kalimat yang akan Anda katakan ketika ia berusaha menghubungi Anda, misalnya, “Aku lagi ribet, nanti deh aku telepon lagi!”. Hal ini akan membuatnya penasaran pada Anda. Aktivitas fisik juga bisa membantu mengalihkan perhatian Anda. Nonton film, mengunjungi keponakan kecil Anda, shopping, atau apa pun.

Di saat Anda sedang sibuk dengan berbagai aktivitas ini, jangan kaget ketika cinta itu tiba-tiba menghampiri Anda!

Sumber: Your Tango, Kompas,Rabu, 24/3/2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s