Mengapa Suami Masturbasi?

“Saya berumur 44, suami 51, menikah sudah 17 tahun. Selama ini tidak ada masalah dalam hubungan seks. Cuma dalam beberapa bulan ini kami jarang melakukannya karena suami semakin jarang memulai.


Dulu biasanya suami yang meminta atau memulai. Jadi saya tidak sampai meminta atau memulai. Bagi saya tidak jadi soal kalau harus memulai duluan. Semula saya curiga suami selingkuh. Yang mengejutkan, dua hari lalu saya melihat suami onani di kamar mandi.

Waktu itu saya terbangun sekitar pukul dua pagi. Saya melihat dia di kamar mandi sedang onani. Dia terkejut waktu saya lihat. Waktu saya tanya, dia menjawab, ‘Ingin saja’. Sewaktu saya tanya mengapa tidak dengan saya, dia jawab, ‘Enggak apa-apa’.

Apakah dia mengalami kelainan seks? Adakah orang yang merasa lebih enak melakukan onani daripada berhubungan seks dengan istri? Apakah seterusnya suami akan begitu? Bagaimana membuat suami agar mau berhubungan seks lagi dengan saya?”
NP, Jakarta

Empat kemungkinan
Sebenarnya masturbasi bukan aktivitas seksual yang aneh. Bahkan, anak-anak pun melakukan masturbasi walaupun tanpa disadari. Masturbasi bukan hanya dilakukan orang yang belum menikah. Orang yang sudah menikah pun melakukannya dalam keadaan tertentu. Inilah mungkin yang perlu diketahui.

Kalau seseorang yang sudah menikah masih masturbasi, muncul pertanyaan mengapa. Ada empat kemungkinan. Pertama, pasangannya sedang tidak ada di tempat. Kedua, hubungan seksual tidak memberikan kepuasan. Ketiga, hanya untuk variasi. Keempat, terikat kepada masturbasi akibat pengalaman sebelumnya.

Keempat kemungkinan penyebab ini mungkin saja dialami suami Anda. Walaupun saat itu Anda ada di rumah, karena Anda sudah tidur, suami masturbasi. Mengenai kemungkinan kedua, suamilah yang tahu pasti apakah merasa cukup puas dengan hubungan seksual yang dia lakukan bersama Anda.

Demikian juga kemungkinan ketiga dan keempat. Hanya suami yang tahu pasti apakah dia merasa bergantung atau terikat pada masturbasi akibat pengalaman masa lalunya.

Namun, apa pun penyebabnya, masturbasi bukan petunjuk seseorang mengalami kelainan seksual. Apa pun kemungkinan penyebab yang dialami suami, selama ini dia melakukan hubungan seksual dengan Anda.

Ada juga orang yang merasa lebih nikmat melakukan masturbasi daripada hubungan seks. Keadaan ini dialami antara lain oleh orang yang gagal mencapai orgasme melalui hubungan seksual.

Tidak sedikit perempuan yang melanjutkan hubungan seksual dengan masturbasi karena suaminya sudah tidak dapat melanjutkan hubungan seks. Pada pria, mungkin saja terjadi keadaan yang sama. Misalnya, reaksi pasangannya tidak seperti yang diharapkan. Dengan masturbasi, dialah yang mengatur, sebagai pengganti reaksi pasangannya.

Untuk memastikan penyebab suami masturbasi, lakukan komunikasi langsung. Melalui komunikasi yang baik dan terbuka, Anda akan mendapat jawaban mengapa dia memilih masturbasi. Berdasarkan jawaban itulah, jalan keluar kemudian dicari.

Konsultasi seksologi dengan Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp And (Kompas,Senin, 15/2/2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s